Sunday, March 26, 2023

PENOLAKAN TIM ISRAEL DI PIALA DUNIA U20 -2023 INDONESIA.

 Indonesia sendiri menjadi host Piala Dunia U-20 - 2023, bukan sebagai pihak yang mengundang Israel ikut serta dalam turnamen ini. Pemilik kompetisi adalah FIFA. Indonesia memenangkan bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Oktober 2019.Otomatis Indonesia harus tunduk dengan regulasi yng dituangkan FIFA dalam statutanya yng sudah ditanda tangani bersama.




Artinya ketentuan kompetisi, semua atas dasar peraturan FIFA. Adapun kehadiran timnas Israel ke Indonesia merupakan bagian dari kompetisi tsb, termasuk berbagai aturan berlaku.

Sebetulnya, ini adalah gelaaran yng konteksnya sport atau ranahnya olahraga. Disisi lain, dlm konteks politik sikap Indonesia sudah JELAS : mendukung kemerdekaan Palestina.
Saya pikir Palestina juga nyambung dng kondisi ini. Pun, kedatangan duta besar Palestian Zuhair Al Shun ke istana menemui presiden JKW 23 Maret 2023. Hanya menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Indonesia tanpa menyinggung soal keikutsertaan timnas Israel dlm.PilDun U20.

Namun, saat ini adalah tahun politik.
Katakan seluruh panpel siap dalam pengamanan, tetap resiko terlalu mahal. Pemerintah lagi butuh situasi kondusif, agar kegiatanya dlm membangun tercapai sesuai target 2024.

Jangan sampai celah ini digunakan oleh sekelompok orang atau golongan utk punya peluang membuat bibit kerusuhan. Harganya terlalu mahal. Mungkin sebagian Bola Mania sedikit kecewa, tapi reschedule adalah jalan tengah.

Tetap berharap ada jalan tengah terbaik.
Namun demikian banned dari FIFA tentu ada. Indonesia jangan berharap banyak untuk bisa menjadi host event dari FIFA skala Major di tahun2 mendatang.

Salam olahraga.

Wednesday, March 8, 2023

SBENTAR LAGI PUASA

Intinya ibadah puasa itu ingin menggapai ridha Allah yaa ? Cz, bnyk hikmah yng disadari atau tdk akan diperoleh pd bulan suci ini.


Tapi di Indonesia, hikmah yng nyata adlh meningkatnya konsumsi rumah tangga sehingga berpotensi kenaikan harga bahan pokok.

Pemerintahpun dibuat bersiaga keras dlm mengendalikan kestabilan harga pokok sehubungan moment tahunan ini.
Maka tidak ada salahnya, dlm kondisi outlook ekonomi global kedepan yng diliputi penuh ketidak pastian, kita lebih bijak dlm belanja dan konsumsi.
Fenomena yng aneh ini hanya terjadi di Indonesia. Harusnya spirit puasa itu kan pengendalian diri? Tapi disini hikmahnya malah berat badan potensi gradasi.

Juga disebut bulan suci karena dalam bulan ini kita diberikan peluang sebesar besarnya untuk merenungi dosa-dosa serta kalahkan hawa nafsu dan angkara.
Perintah berpuasa mempunyai arti luas dari sekadar lapar dan dahaga.

Puasa hati lebih baik dari puasa lisan.
Dan puasa lisan lebih baik dari puasa perut.
Selamat menjalani.

cmiiw 


Wednesday, April 6, 2022

REGULASI UEFA TANPA GOAL AWAY

 


REGULASI UEFA TANPA GOAL AWAY

Catatan : nandar isnandar


UEFA yng menghilangkan perhitungan gol tandang, langsung diterjemahkan Atletico Madrid saat tandang ke stadion Etihad home base Manchester City. Sadar apabila bermain terbuka akn menjadi bulan2an The City, mk Diego Simione sang arsitek Atletico menerapakan taktik baru walaupun usang.

Man City dng circulation footbalnya, hanya bisa menang tipis di leg pertama perempat-final dengan skor 1-0, Rabu (6/4) dini hari WIB,  pd menit ke-70 oleh Kevin De Bruyne, dari dua peluang yng didapat tim tuan rumah sepanjang  babak 90 menit, walaupun penguasaan bola > 70%

City kesulitan menciptakan peluang.
Guardiola merasa  frustasi dan tak bisa berbuat banyak untuk menembus taktik pertahanan rendah Diego Simeone.

Formasi 5-5-0. Dua garis lima [pemain] saat kehilangan bola, adalah super defensive footbal baru yng diterapkan saat away oleh Atletico.

Hanya menempatkan :
Antoine Griezmann  dan Joao Felix di kiri dan kanan jauh.

Bahkan Pep berkata dlm ruang pers :
Sejak zaman prasejarah, sampai hari ini, dan ratusan ribu tahun yang akan datang, sulit untuk menyerang formasi  5-5-0, ...tak ada ruang. Kilahnya dng rasa sedikit jengkel.

Tentu, Atletico akan menyambut Manchester City di Home basenya Metropolitano Stadium pada leg kedua pada 14 April nanti.

Dimana mereka akan berusaha membalikkan defisit agregat 1-0. Dng bermain attack saat main di home yng sdh familiar dan supporternya.
Mampu atau tidaknya, kita tunggu hasilnya.

Tapi inilah jawaban atas perubahan regulasi UEFA yng menghilangkan agregat goal away.
Sepakbola lebih mengedepankan taktik kemenangan dibanding pola attacking footbal.



Friday, November 19, 2021

Candi Roro Jonggrang

 


Bila dongeng membuat orang kemudian percaya bahwa Candi Roro Jonggrang dibangun hanya dalam semalam saja, itu jelas tentang pembodohan publik.

Candi yng dibangun era tahun 850an masehi ini dipersembahkan untuk Trimurti.  Tiga dewa utama Hindu yaitu dewa Brahma sebagai dewa pencipta, dewa Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan dewa Siwa sebagai dewa pemusnah.

Menurut Purwo Prihatin dalam buku Seni Rupa Indonesia dalam Perspektif Sejarah : salah satu ciri dari candi Hindu ialah bentuknya meruncing, menjulang tinggi.

Adapaun ciri khas utama dari candi Buddha ialah atapnya berbentuk stupa. Selain itu, candi Buddha juga memiliki ciri khas lainnya, adanya patung Budha dng penampilan kesederhanaanya.

Candi Hindu terbesar di Asia Tenggara ini memiliki cerita legenda yang tak kalah menariknya. Diceritakan bahwa dulu ada seorang pemuda sakti mandraguna yang ingin menikahi putri cantik bernama Roro Jonggrang.

Baginda raja juga  memaksa Putri Roro Jonggrang untuk menikah dengan pemuda itu demi stabilitas dan keamanan negerinya.
Pemuda itu adalah Bandung Bondowoso. 
Di lain sisi Roro Jonggrang kurang mencintainya. Namun tidak juga leluasa menolak permintaan sang ayahanda raja.

Candi Roro Jonggrang, untuk kemudian terkenal dng nama Candi Prambanan. Nama candi itu diberikan sesuai nama Sang putri yang tak mau dipersunting oleh Bandung Bondowoso. Secara garis besar, inti dari dongeng itu adalah SPIRIT tentang mengalahkan kemustahilan.
Tak ada yang tak mungkin bila kita berpikir Bisa.
Yess, I can spirit, Nothing impossible.

Bahwa maksud dongeng itu seolah terlihat baik, tentu saja disana ada cerita tentang pembunuhan karakter masyarakat budaya kita.
Tapi tidak ada yng salah karena berangkat sebagai dongeng.

Putri Roro Jonggrang yang sebenarnya secara implisit telah menolak lamaran Bandung Bondowoso,  maka bersyarat dibuatkan  1000 candi dalam satu malam. Ini tidak membuat Bandung Bondowoso patah arang [baca: mutung]

Memahami bahwa hal mustahil tak mungkin dapat diselesaikan dengan cara-cara yang NON mustahil,. Jadilah Bandung Bondowoso berpikir dengan cara mustahil.
Dari buah pikiran mustahil itu, Bandung Bondowoso akhirnya mampu mendatangkan makhluk2 mustahil dalam bentuk Jin serta makhluk sejenis astral untuk membantu kerja overtime tanpa shift tanpa coffee break.

Tapi apakah dongeng seperti itu masuk akal untuk mensugesti seseorang yang sedang pada posisi kepepet?
Entahlah...Cz itu tidak penting lagi.

Putri Roro Jonggrang telah berlaku layaknya pejabat publik yang faham aturan. Dia menunjuk lokasi dimana status dari lahan yang akan digunakan tsb, telah sesuai dengan amdal peruntukannya, sekaligus bebas dari tumpang tindihnya tata kota. 
Pun,  minim potensi bencana alam. Itu terbukti hingga sekarang Candi ini tidak pernah terdampak secara force major.

Di sisi lain, Roro Jonggrang tak menentukan secara detail bagaimana kualitas candi yang akan dibangun. Tak ada syarat harus sesuai dengan standar WHO misalnya. Ehh... UNESCO kamsutnya.

Banyak orang senang serta menikmati di-ninabobokan dongeng. 
Tokoh Bandung Bondowoso adalah fiksi belaka. Tak ada cerita yng realistis bahwa Candi Prambanan dibangun hanya dalam waktu satu malam saja.

Menurut prasasti Siwagrha
Candi itu mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan. Diterus kembangkan dan diperluas [development] oleh Balitung Maha Sambu, pada masa kerajaan Medang Mataram.

Sebentuk Candi Hindu termegah dng archietecture terindah yng khas di Asia Tenggara ini, sukses dibangun oleh tangan-tangan seniman terampil milik anak bangsa.

Semoga menginspirasi Indinesia di masa yng akan datang.

Malang, Apri 2021

Wednesday, October 27, 2021

MINORITAS DI BUMI MAYORITAS

Islam yess, partai islam no ( Nurcholis Majid)

Di Indonesia,
Umat Islam itu mayoritas, tetapi minoritas  dalam aspek kehidupan. Terutama  politik. Kelemahan umat Islam sampai saat ini karena tidak Ingin membangun sistem politik yang dapat dipercaya oleh rakyat. Politik yang dibangun aneh dan lemah serta pemimpinnya tidak mempunyai grass root

Peran Partai politik sangatlah penting dan krusial didalam sistem demokrasi yang dibangun di Indonesia dng dasar kebhinekaanya. Karenanya partai politiklah yang akan mengisi di parlemen. Juga,  yang akan mencalonkan Presiden dan Kepala Daerah.


Nyatanya, politikus islam tidak bisa  melting dan larut bersama membangun sistem demokrasi di Indonesia. Kebanyakan politikus islam justru menolak sistem politik yang sudah stabil dengan menawarkan sistem politik berlawanan terhadap sistem demokrasi yang ada.

Tentu saja hal ini bertabrakan dng kebhinekaan sbg dasar NKRI, pun jangan  kaget apabila ormasnya diberangus dan dicurigai bahkan dilarang melakukan kegiatan.

Hal yng jelas2 nyata didepan mata seperti itu, tdk mampu dilihat dan disikapi politikus islam secara realistis. Mereka justru sibuk dng gimick, seruan2 dikemas keagamaan  seolah umat islam semakin termarjinalkan dan dilemahkan di negeri yng mayoritas.

Menempatakan posisi berseberangan dng pemerintahan dlm penggalangan masa. 

Contoh yng nyata : teroris
Jelas2 itu adalah kriminal dan pemberotakan pada tatanan yng ada. Adakah umat  terutama tokoh2 islam yng secara lantang menentang serta mengutuknya ?
Tidak ada.... justru ada kesan membela dng dalih keagamaan.

Gerakan parlemen JALANAN 212 :
Itu jelas2 gerakan politik bukan gerakan agama.
Apakah produktif ? 

Justru tidak. Sebesar apapun claim 212 tdk berpengaruh thd keputusan2 di parlemen.

Kenapa tidak bersama sama membangun dari dalam?


Kesalahan itu diulang terus-menerus. Untuk akhirnya menjadi kontra produktif, serta menyebabkan labelisasi : radikal, teroris, ekstrim, kadrun dan entah apalagi kemudian.

Maka itu berubahlah,
apabila tidak ingin  terus menerus menjadi warga yng tidak utama di negerimu sendiri ini. Ayo bersama sama membangun bukan merecoki. 

Menurut saya: 

Indonesia sedang dalam periode terbaiknya diantara periode2 sebelumnya. Presiden kita itu islam, artinya pemegang kekuasaan tertinggi di INA saat ini orang Islam, hrsnya didukung dan dijaga martabatnya.
Bukan malah didegradasi dng melabel : turunan pki, turunan china antek aseng.

Malang, 28 okt 2021

Wednesday, October 13, 2021

DESA SIDOMULYO BATU

 


Kota Batu sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Banyak sekali destinasi untuk rekreasi, di kota yng oleh pemerintahan Hindia Belanda dijulukin 
De Klein Switzerland atau Swiss kecil di Pulau Jawa. 

Satu di antaranya layak disinggahi adalah Desa Sidomulyo. Salah satu sentra budi daya pertanian holtikultura di Kota Batu, khususnya tanaman hias. 

Dari alun2 kota saat melintasi Jalan Bukit Berbunga. Deretan kios penjual bunga ada di kiri kanan jalan ini. Menambah suasana indah jalan kota. 



Gapura bertuliskan ‘Masuk Kawasan Wisata Bunga Sidomulyo’ jadi penanda masuk wilayah desa. Nama jalan di Desa Sidomulyo pun kental aroma bunga, seperti Jalan Cemara Kipas, Jalan Palem Kuning, Jalan Cempaka, Jalan Mawar Putih, dan lainnya.  

Sebuah desa diantara kaki gunung Arjuno sisi utara dan gunung Panderman sisi selatanya.



nyaris semuanya hidup dari indah dan wanginyanya bunga.

Mayoritas penduduknya petani bunga
Sebagian lagi  penduduknya penjual bunga dan perangakai bunga.
Selebihnya pengantar bunga.
Sebuah desa yg indah dan harum karena bunga.







Tuesday, September 21, 2021

[KISAH] NABI IBRAHIM

Kontroversi qurban hewan.

Sebentar lagi Idul Adha. Tahun2 lalu saya membaca empat berita. Empat tulisan itu mewakili empat sikap yang berbeda atas kurban hewan secara massal untuk ritual agama.

Pertama

Berita dari PP Muhammadiyah. Saran itu langsung datang dari Ketum Muhammadiyah yang beredar di media. Ujar saran itu, bagi yang memiliki sumber daya terbatas, sebaiknya kurban hewan diganti dengan uang sedekah. Alasan yang digunakan adalah situasi ekonomi. Sedekah uang itu lebih bermanfaat bagi penduduk luas, yang serba kekurangan.

Inti dari sikap pertama, fleksibel. Untuk kondisi tertentu, hewan kurban dapat diganti uang sedekah. Tapi itu hanya untuk kondisi tertentu saja.

Sumber : https://www.kompas.tv/article/89162/muhammadiyah-anjurkan-kurban-hewan-ganti-dengan-sedekah-uang-cendekiawan-muslim-terobosan-penting

Kedua, 

Berita dari MUI. Ini suara resmi MUI melalui komisi fatwa. Menurut MUI, kurban hewan itu tak bisa diganti oleh uang atau barang lain. Tak ada perkecualian untuk prinsip ini.

Bahkan pada waktu itu ada isu Covid-19, penyembelihan hewan dapat diatur hanya dilakukan di area tertentu. Dan dilakukan oleh lembaga atau tenaga profesional.

Inti sikap kedua kurang fleksibel. Kurban hewan, penyembelihan hewan tak bisa ditafsir lain.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5645573/fatwa-mui-ibadah-kurban-tak-dapat-diganti-dengan-uang-atau-barang

Ketiga: 

esai dari Shahid Ali Muttaqi. Judulnya: An Islamic Perspective Against Animal Sacrifice. 

Sumber : https://www.all-creatures.org/articles/an-tpr-islamic.html

Esai ini menafsir ulang kisah Ibrahim. Menurut penulisnya, Muttaqi, perintah Ibrahim untuk mengurbankan anak itu bukan instruksi Tuhan. Perintah itu hanya vision yang datang dari mimpi.

Penulis itu mengedepankan Human Reason. Dalam Ten Commandement, Tuhan sudah menyatakan jangan membunuh. Mustahil Tuhan meminta Ibrahim membunuh anaknya sendiri. Itu hanya mimpi Ibrahim. Karena Ia mengira mimpi itu perintah Tuhan, dan ia manusia yang tunduk pada Tuhan, loyalitas Ibrahim mengalahkan cinta pada anak.

Tapi kemudian, pembunuhan atas anak sendiri batal. Dan itu diganti dengan kurban hewan. Itulah awal dari tradisi turun temurun kurban hewan untuk Tuhan. 

Daging-daging qurban dan darahnya itu sama sekali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah. Ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepadamu. 

Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. Melalui surat itu, Ali Muttaqi menyatakan, yang mencapai Allah bukan daging atau darah kurban. Yang mencapai Allah adalah ketakwaan.

Muttaqi menganjurkan korban hewan di Idul adha ditafsir ulang. Di zaman modern, dengan animal rights, kurban hewan massal, tak lagi sesuai. Yang penting dalam kurban bukan hewannya, tapi sikap ketakwaan.

Inti sikap ketiga adalah mempromosikan untuk tak lagi kurban hewan massif dalam rangka ritual agama. 

Berita keempat 

Dari media The Sun. Judulnya rada rada serem.

Blood in the Street. Eid Al adha animal sacrifice festival sees road turn red with blood as cow beheaded.

Darah di Jalanan.  Festival kurban hewan Idul Adha, jalan berubah merah dengan darah saat sapi dipenggal.

Berita ini dari kaca mata dunia modern non Islam. Ia menggambarkan betapa anak anak menyaksikan begitu banyak hewan meronta kesakitan dibunuh atas nama Tuhan.

Inti sikap keempat adalah mengeritik kurban hewan di area publik yang disaksikan anak anak. Seraya mempertanyakan apakah kurban hewan secara massif itu hygenies? Apakah masih tepat untuk zaman ini?

Itulah empat sikap yang berbeda soal kurban hewan secara massif saat Idul Adha. Bagaimana pemerintah harus bersikap atas kondisi ini. 

Tiga sikap di atas harus dibiarkan sebagai hak pemeluk menafsir agama. Negara TIDAK PERLU ikut campur urusan tafsirnya.

Sikap MUI yang menyatakan kurban hewan tak bisa diganti uang, harus dihormati. 

Sikap Muhammadiyah, yang menyatakan untuk situasi khusus kurban hewan dapat diganti uang, sangat cerdas,  juga harus dihormati.

Sementara sikap seperti Ali Muttaqi, yang berdasarkan tafsir atas ayat Quran, meyakini kurban hewan perlu ditafsir ulang, ini pun hak pemeluk agama menafsir agamanya sendiri. 

Sikap Muttaqi lebih radikal ketimbang sikap Muhammadiyah. Jika Muhummadiyah menyatakan kurban hewan dapat diganti uang sedekah, hanya untuk kondisi tertentu saja. Muttaqi lebih jauh, kurban hewan dapat diganti untuk semua kondisi karena zaman berubah.

Biarlah,  tiga pandangan itu hidup. Bebaskan publik memilih yang mana yang mereka ingin ikuti.

Tapi sikap keempat,

Pemotongan hewan di jalan, atau di public area, yang tidak hiegenis, apalagi tak dilakukan oleh yang kurang profesional, ini yang perlu ditertibkan pemerintah. 

Alasan penertiban bukan tafsir agama. Namun semata mata kepentingan kesehatan publik.


Kontroversi Ishak versus Ismail.

Setelah Nabi wafat. Setelah pendiri agama tiada. Yang tersisa hanya para penafsir. Sang penafsir, sehebat apapun tingkat keulamaan, dan kecendikiaannya, ia bukan Nabi. Setelah Nabi tiada, perbedaan tafsir tak terhindari.

Untuk kisah Ibrahim, bahkan terjadi pula perbedaan fakta keras. Awalnya kisah ini tertulis dalam Torah - Taurat. Mereka meyakini, putra yang akan dikurbankan Ibrahim bernama Ishak.

Quran datang 600 tahun kemudian. Melalui proses waktu, di kalangan Islam meyakini fakta yang berbeda. Bahwa yang akan dikurbankan bernama Ismail. 

Kini penganut dua agama terbesar, Kristen dan Islam, meyakini fakta yang berbeda untuk peristiwa yang sama. 

Secara logika, mustahil dua duanya benar. Pastilah ada keyakinan yang salah di antara dua keyakinan besar itu. Jika tak Ishak pasti Ismail. Tak mungkin dua duanya benar.

Tapi yang manapun yang salah secara fakta kita menyaksikan. Keyakinan atas fakta yang salah itu bertahan ribuan tahun. Dan dipeluk oleh lebih dari milyaran manusia.

Toh dua agama ini dibiarkan tumbuh dengan keyakinan fakta yang berbeda. Alasannnya sederhana. 

Agama itu masalah keyakinan. Bukan masalah fakta.

Tak heran hingga saat ini, berkembang dan tumbuh 4300 agama. Semua tumbuh dengan keyakinannya masing masing.

Jka perbedaan fakta saja dibiarkan, maka perbedaan tafsir soal kurban hewan atau uang sedekah, sebaiknya juga dibiarkan.

Biarkan publik memilih percaya yang mana. Pada waktunya, tafsir yang lebih sesuai dengan semangat zaman, itulah yang akan bertahan. Ini sejenis survival of the fittest yang terjadi di dunia tafsir agama. 

THERAPY BUAH APEL

catatan : nandar isnandar Dibawah catatan saya sekaligus testimoni keberhasilan menyembuhkan batu empedu sekaligus empedu yng kondisinya san...