Paulo Coelho seorang novelis Brasil. Ia merupakan salah satu penulis dengan karya yang paling banyak dibaca di dunia saat ini.
Wednesday, April 28, 2021
menata manusia MENATA DUNIA
Tuesday, April 27, 2021
BELI KAPAL SELAM
Masyarakat lagi Euforia ngumpulin dana katanya untuk beli kapal selam. Kurang jelas siapa trend setter yng berhasil menggiring pemikiran demikian, yng jelas salah satunya masjid di Yogyakarta (googling sendiri saya ga sebut nama) menggalang dng buka dompet untuk beli kapal selam. Ini gila ...
Ga perlu aneh2 mikirin negara dng ikutan beli alutsista, mbokyaa fokus aja dengan prioritas pembinaan umat yng selama ini sudah bagus dilakukan :
- bantuan beasiswa
- bantuan ekonomi lemah
- bantuan usaha kecil
- bantuan pembinaan umat dan bencana
- bantauan keluaraga awak kapal yng kena musibah...juga boleh.
Bukankah masjid Jogya itu sdh menjadi pilot project model pengelolaan dana umat yng tepat. Kecuali kapal selam untuk buka puasa bersama.
Mpek mpek kapal selam ...nah....gleek...gleek.
Trend setter membuat ide beli alutsista dan meviralkan jelas2 punya kecenderungan untuk dipakai tujuan politis nyinyir pada pemerintah.
Pembelian alutsista itu sama sekali bukanlah ranahnya masjid. Itu urusan negara.
Katakalah uang bisa terkumpul mencukupi trus belinya gmana ? Bukankah pembelian alutsista itu harus negara ?
Itu klo uangnya mencukupi 2 ~ 2.5 triliun (cmiif) untuk membeli kapal selam bertehnology tinggi.
Lantas bagaimana kelanjutanya apabila dana yng digalang tidak mencukupi ?
Pengurus masjid apa tidak berpikir panjang waktu mengeluarkan ide semacam ini? Katakan mau dihibahkan, bagaimana keputusanya agar dana itu tidak menjadi ide liar.
#mikir.
Sekadar tahu saja APBN 2021 untuk lembaga Hankam itu sebesar 270T lebih. Kita percayakan saja pada negara sementara kita mencari sisi yng lain untuk beramal dan berbuat baik.
Saturday, April 24, 2021
BELASUNGKAWAKU KRI NANGGALA 402
Saya dan naluri saya belum berani membayangkan situasi yang dialami beserta panik, tegar dan pasrah para pahlawan dalam submarine Nanggala 402 pada hitungam jam sesuai penanda digital kapasitas auxiliary suply oxygen.
Mereka 53 prajurit kebanggan Indonesia dng pasti mengetahui, tanpa oxygen tidak ada kehidupan bisa bertahan.Mereka pasti mengetahui tidak ada tanda tanda pertolongan akan datang.
Mereka berjuang abadi di dalam kapal selam...Eternal Patrol.
Mereka berjuang menjaga lautan nusantara selamanya.
Semoga Allah Yang Maha Pengampun Karuniakan tempat dan derajad tertinggi, meski jasad mereka terkubur di tempat terdalam.
Sending my deepest Condolences and Pray to all crews of KRI NANGGALA 402 and their families,
Al Fatihah
regards : nandar isnandar
Sunday, April 11, 2021
TERTAWA SAMBIL MENIKAM
Brutus....
Kisah sebuah pengianatan hakiki.
Inilah kisah pengkhianatan paling menyedihkan. Julius Caesar dibunuh oleh sekelompak orang yang berkonspirasi mengkhianatinya. Dia ditikam bertubi-tubi. Tubuhnya berlumur darah, tapi masih kuat berdiri dan berjalan.
Dia lantas memandang Markus Yunius Brutus, sahabat yang paling dekat; kawan seumur hidupnya. Dia terhuyung berjalan mendekati Brutus dengan tubuh berlumur darah. Matanya nanar berharap pertolongan Brutus.
Dia yakin bahwa sahabatnya ini pasti menolongnya. Dia letakkan tangan di pundak Brutus. Namun, apa yang terjadi? Brutus ternyata memberikan tikaman terakhir yang membuat Julius Caesar tersungkur.
Sebelum mati, dengan wajah tercengang, Julius mengatakan : “Bahkan engkau, Brutus!"
Julius mati karena tikaman Brutus: tikaman yang berbeda dengan tikaman-tikaman sebelumnya. Brutus bukan hanya menikam tubuh Julius, tapi menikam jiwanya, harapannya, dan cita-citanya. Julius pun mati dalam keadaan jiwa yang sangat duka, karena ditikam oleh orang terdekatnya.
William Shakespeare pernah berkata: Anda bisa tidak bersedih mendengarkan kata-kata hinaan, cacian dan fitnah dari orang lain. Tapi anda akan sangat sedih jika anda tahu siapa yang mengatakan semua itu untuk anda....
Wednesday, April 7, 2021
Tips Techno
Tidak banyak yng memperhatikan, bahwa WhatsApp memiliki fitur untuk melacak lokasi orang lain secara live ( object bergerak)
Orang lain atau teman chatt bisa melacak untuk mengetahui pergerakan lokasi secara runtun dng satu kali share live location WhatsApp.
Fitur ini biasa dipakai ROMBONGAN touring baik sepeda gunung atau spd motor. Memungkinkan untuk membagikan lokasi rombongan terdepan agar bisa diikuti routenya oleh rombongan dibelakang yng terpisah atau rombonga yng tersesat agar memungkinkan dilacak.
Anda bisa mengetahui lokasi orang lain yng bergerak (live location) dalam jangka waktu : mulai dari 15 menit, 1 jam hingga 8 jam. Tergantung pilihan durasi awal share Live Location yng tersedia dlm fitur.
Caranya cukup sederhana :
Buka chat atau grup chat di WhatsApp.
Lalu tekan simbol attach file.
Klik Location di opsi yang disajikan.
Lalu pilih Share Live Location.
Pilih durasi untuk berbagi lokasi, kemudian tap Send.
15 menit, 1 jam atau 8 jam.
Selamat mencoba
Saturday, April 3, 2021
RAHASIA BAHAGIA
Selamat pagi.
Katanya bahagia itu asalnya dari mata trus turun ke hati.
Nah, untuk menjaga kesehatan mata, copas artikel online yng menganjurkan minum jus wortel dan 7 butir + buah cepokak atau rencak.
Diam² sengaja saya tambahin cepokaknya jadi 8 butir, aku minum sambil putar lagu Jazz Brian Culbertson.
Psst...ini pengalaman rahasia yg menyenangkan.
Monday, September 21, 2020
BANTENGAN
View Point Caldera Tengger.
Sebagian orang, senang menikmati pemandangan alam yng eksotis namun ogah cape2 treking kayak pendaki gunung,
Datanglah ke Bantengan. Dari satu spot ini kita bisa menikmati view Caldera Tengger yng amazing secara sempurna hanya dari pinggir jalan. Spot foto ini berada di punggung gunung namun sudah berasapal hotmix.
Pagi itu Sabtu 19 September 2020, hembusan angin sangat kuat menerpa hampir seluruh dedaunan hijau juga tanamanan bawang prei khas petani Tengger menjadi hijau berdebu. Langit diatas desa Gubuk Klakah cerah disaat kami berkendra pick up beriringan dari Tumpang Malang dengan tujuan Bromo Tengger Semeru.
Sampailah kami disuatu pelataran, ada tugu perbatasan antara Lumajang dan Malang atau tepatnya desa Ngadas dan desa Ranupani. Tugu batu yng indah itu tetap membisu di tengah deru mobil2 Hard Top dengan penggerak empat roda menyisakan debu bagi yng berada dibelakang.
Dengan mantafnya mobil-mobil itu merangsek naik di tengah jalan sempit, diapit dua jurang terjal menuju kaki Gunung Semeru di Desa Ranu Pani. Sebagian lagi dari mobil2 itu menurun menuju caldera Tengger di simpang Jemplang.
Di pelataran yng sebenarnya tempat parkir kendaraan rental BTS itu, sekarang berderet warung kopi. Sangat menyenangkan tentunya nyruput kopi diudara yng dingin.
Di sisi lain, tampak beberapa pendaki G.Semeru cewe cowo beransel besar tengah berdiri di sisi jalan yang berlebar sekitar 3-4 meter itu. Ponsel berkamera diarahkan ke arah padang savana hijau yang berada di lembah Caldera Tengger.
Yaa...view point itulah Bantengan. Spot ini adalah jalan persimpangan menuju pos#1 pendakian Gunung Semeru di Desa Ranupani. Mudah diakses dengan kendaraan apapun dari kota Malang.
Namun, secara administratif Bantengan berlokasi di wilayah Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
THERAPY BUAH APEL
catatan : nandar isnandar Dibawah catatan saya sekaligus testimoni keberhasilan menyembuhkan batu empedu sekaligus empedu yng kondisinya san...
-
catatan : nandar isnandar Dibawah catatan saya sekaligus testimoni keberhasilan menyembuhkan batu empedu sekaligus empedu yng kondisinya san...
-
Membaca, meyimak, berbicara dan menulis menjadi dasar untuk kemampuan Literasi. Dan pada akhirnya kemampuan literasi akan memperkaya diri ...
-
click to enlarge Film dokumenter : baru rilis Sudah nonton ? Keren menurutku...keren banget malah. Recommended utk yg peduli lingkun...






